Monday, 6 June 2016

Mengenal Mesin Motor 2 Tak dan 4 Tak

Bagian terpenting suatu motor adalah mesin. Ibarat kata jika motor adalah seorang manusia. Maka bukan tidak mungkin jika manusia itu adalah motornya dan otak adalah mesinnya. Komponen mesin yang selama digunakan bertujuan untuk mengatur/memberikan perintah kepada komponen lain. Seperti misalnya Anda melakukan proses starter motor, yang bergerak terlebih dahulu tentu mesin yang kemudian bisa mempertahankan gas motor selama dihidupkan. Tapi di lain hal, kecanggihan mesin akan menjadi tak berguna ketika Anda secara memaksa baik tanjakan dengan kopling empat, jadi tak lantas kemudian mesin motor menjadi tidak kuat mempertahankan gas motor. Berikut dijelaskan komponen mesin yang menyebabkan motor bisa hidup.





  1. Stang pinston (seher)


Adalah komponen dasar suatu motor yang memiliki struktur khas kaku dan keras. Bahkan tidak mengherankan jika ternyata stang pinston adalah bagian yang paling bekerja keras. Karena stang pinston memiliki gerakan memutar dan gerakan linier. Selain itu banyak juga fungsi dari seher atau stang pinston ini yang antara lain menghubungkan antara poros engkol dengan pinston. Lalu adakalanya mengatur pergerakan naik turunnya pinston di poros engkol, dan bahkan memindahkan gaya pinston ke poros engkol.





  1. Pinston


Sementara pinston itu sendiri adalah komponen mesin yang berguna menerima tekanan hingga kemudian dapat menghasilkan pembakaran atau gaya. Hal ini ditimbulkan karena gerak naik turun pinston yang menekan isi silinder yang kemudian jika menekan fluida akan mengakibatkan dimulainya siklus mesin Anda. Sementara itu struktur pinston haruslah mudah memuai, ringan, dan tahan terhadap pembakaran.



Artikel Lainnya : Aksesoris mobil utama yang harus dipasang





  1. Kopling


Beralih ke kopling, komponen yang juga merupakan tokoh penting dalam berjalannya mesin motor. Kopling sendiri secara bahasa dapat diartikan sebagai komponen yang dapat menghubungkan daya mesin ke bagian transmisi motor, sehingga dapat menimbulkan daya. Sementara itu dalam melakukan pemindahan kopling dibantu oleh tuas. Perpindahan kopling dilakukan untuk kerja maksimal suatu mesin. Seperti contoh ketika Anda ingin naik tanjakan tentu Anda akan menurunkan kopling. Begitu pula ketika jalan sudah kembali datar, kopling bisa kembalikan dinaikkan. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk tidak memaksa mesin Anda bekerja terlalu keras.





  1. Rantai mesin


Tidak kalah pentingnya dengan komponen lain dalam mendukung pergerakan motor, rantai mesin juga bekerja secara kesinambungan dengan cara membangkitkan Noken As. Hal ini kemudian berakibat dapat bertujuan memudahkan dalam menghubungkan sistem kerja yang dilakukan mesin. Dengan begini karena adanya rantai mesin bukan tidak mungkin pergerakan suatu motor semakin dipermudah atau simple.



Sehingga mudah bagi kita sekarang setelah memahami keempat komponen yang mana sangat terpengaruh ketika Anda dengan sembarangan menghidupkan motor Anda. Karena pada dasarnya, mesin motor dibagi dua yaitu mesin 2 tak dan 4 tak. Pada mesin 2 tak, pergerakan mesin berjalan secara sederhana. Hal ini dikarenakan hanya terdapat dua kali gerakan pinston. Bahkan stang pinston pada motor 2 tak hanya berguna untuk mendorong saja. Tidak seperti motor 4 tak yang stang pinston, pinston bekerja dua kali lipat sehingga berakibat terjadi empat kali gerakan pinston seperti turun-naik dan naik-turun. Tapi positifnya mesin 4 tak adalah hemat energi atau tidak boros BBM, karena pengaturan mesin telah dibuat secara terus berulang-ulang dan teratur hanya saja memang untuk urusan kekuatan yang dikeluarkan motor 2 tak lebih unggul. Motor 2 tak bekerja secara sederhana, sehingga tidak mengherankan jika motor 2 tak pembakarannya tidak baik dan boros BBM.

0 comments:

Post a Comment