Tuesday, 30 August 2016

Info Terbaru! Hal Berikut Ini Ternyata Memberikan Dampak Negatif Bagi Tubuh

Setiap orang menginginkan untuk memiliki tubuh yang sehat dan terbebas dari masalah kesehatan, akan tetapi, kebiasaan atau gaya hidup atau benda di sekitar Anda tidak jarang menjadi hal yang justru membahayakan bagi kesehatan, seperti sering menonton TV, paparan lampu dan menggunakan botol bekas. Info terbaru mengemukakan jika 3 hal tersebut ternyata memberikan dampak yang buruk bagi tubuh.


Sering menonton TV atau streaming


menonton tv


Ternyata, terlalu sering menonton TV dapat meningkatkan emboli paru yang parah hingga 40%. Penelitian terbaru mengemukakan jika kebiasaan menonton TV terlalu lama ataupun melihat streaming terlalu lama dapat mengakibatkan penggumpalan di dalam paru-paru dan setiap 2 jam Anda menonton televisi maka resiko emboli paru parah dapat meningkat sebesar 40%. Sedangkan jika menonton lebih dari 5 jam dapat membunuh orang lebih cepat dibandingkan dengan yang menonton TV kurang dari 2,5 jam.



Penelitian yang dilakukan di Jepang, memperhatikan gaya hidup menonton TV yang dilakukan lebih dari 86 ribu orang. Para peneliti kemudian memperhatikan kelompok orang yang berusia diantara 40-79 tahun dari 1988-1990 dan mengikuti orang tersebut selama 19 tahun. Dari penelitian tersebut, secara keseluruhan, 59 kematian diakibatkan karena emboli paru yang disebabkan karena tubuh tidak pernah bergerak dan kematian sering datang tiba-tiba. Info terbaru untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan peregangan, berdiri, berjalan berkeliling setelah 1 jam menonton atau ketika menonton, sambil melakukan peregangan selama 5 menit.



Cahaya Lampu


Dari penelitian yang dilakukan, paparan cahaya lampu dapat mengakibatkan tubuh menjadi layu, rapuh, otot kayu serta dapat melemahkan tulang. Penelitian tersebut dilakukan pada mencit yang ditempatkan di paparan cahaya lampu secara terus menerus selama 6 bulan dan ketika diperiksa, mencit tersebut telah kehilangan kekuatan otot, mengalami gejala awal osteoporosis dan sistem imun bereaksi terhadap infeksi.





Baca Juga : Menurunkan berat badan dengan metode tradisional




Dari penelitian tersebut dikemukakan jika manusia membutuhkan ritme alam terutama bagi pekerja yang bekerja di malam hari. Jika tidak ada ritme alam, seperti tidak ada bedanya siang ataupun malam, maka dapat menyebabkan gangguan besar pada kesehatan. Dari laporan penelitian yang dituliskan dalam jurnal Current Biology, diketahui jika tikus tersebut kembali seperti semula setelah mendapatkan cahaya alami.



Penggunaan botol plastik berulang


Sadar atau tidak, terkadang Anda menggunakan botol minum plastik bekas dari air mineral yang Anda beli dan mengisinya kembali dengan air putih yang ada di rumah Anda. berdasarkan pada sejumlah ilmuwan, ternyata hal tersebut dapat memberikan dampak yang negatif bagi tubuh. Lekukan serta retakan kecil yang ada pada botol plastik tersebut dapat menyebabkan kuman dan bakteri berkembang biak dan bersembunyi dengan aman.



Info terbaru berdasarkan pada halaman Journal Public Health Canada yang mengambil contoh dari 76 botol plastik air minum yang dipergunakan oleh pelajar membuktikan jika 2/3 dari botol tersebut mempunyai jumlah bakteri yang lebih dari bakteri sesuai pada panduan air minum dan hal itu dapat disebabkan karena bakteri yang tumbuh di botol dan kemudian disimpan di suhu ruangan dalam jangka waktu yang cukup lama. Akibatnya jika bakteri tersebut masuk ke tubuh, menurut dari Richard Wallace, M.D yang berasal dari Universitas of Texas Health Center, dapat mengakibatkan Anda keracunan makanan. Anda juga dapat mengalami muntah, mual, diare ataupun muntah parah walaupun Anda telah mencuci botol tersebut namun hal tersebut justru dapat membuat plastik rusak.

0 comments:

Post a Comment