Monday, 3 October 2016

5 Hal Penting Yang Harus Kamu Tahu Dalam Merawat Bayi Yang Baru Lahir

Mempunyai bayi adalah harapan sebagian besar pasangan yang baru menikah, terutama sang istri. Belum sempurna rasanya sebagai wanita jika belum melahirkan seorang bayi. Tapi apakah setelah melahirkan kehidupan akan bahagia dan berakhir disitu saja? Tentu saja tidak. Seorang ibu yang baru saja melahirkan harus berkutat dengan kehidupan baru yang bisa jadi sangat melelahkan atau bisa jadi menyenangkan, tergantung bagaimana menyikapinya. Belajar merawat bayi yang baru lahir gampang-gampang susah. Gampang karena disokong perasaan senang dan antuasias dari sang ibu sehingga apapun yang membuatnya susah akan dengan senang hati dia pelajari, dan susah karena tidak semua ibu tahu bagaimana cara melakukannya dengan benar. Bayi yang baru lahir membutuhkan perawatan yang lebih dan perhatian yang ekstra.




  1. ASI


Yang paling penting, utama, dan pertama yang harus dilakukan seorang ibu untuk merawat bayi yang baru lahir adalah dengan pemberian ASI. Colostrum dan zat-zat penting lainnya yang terkandung dalam ASI sangat baik untuk perkembangan bayi yang baru lahir. Bayi juga cenderung lebih kuat dari segi kesehatan karena pemberian ASI mendukung system imunnya jadi lebih baik dibandingkan susu formula. Selain itu yang paling krusial, ASI adalah sarana termudah dan alami untuk mendekatkan seorang ibu dan bayinya secara emosional.





  1. Tali pusar bayi


Umumnya tali pusar bayi akan terlepas dengan sendirinya setelah 4 hari sampai seminggu dari kelahiran. Namun dalam kondisi tertentu, tidak menutup kemungkinan tali pusar tersebut baru terlepas setelah 1 bulan. Tali pusar bayi adalah area yang sangat sensitive dan mudah terkena infeksi jika ibu tidak berhati-hati merawatnya. Perawatan tali pusar tidak bisa dilakukan sembarangan. Memastikan kebersihan tali pusar menjadi salah satu kunci utama dalam perawatannya. Pastikan tali pusar selalu kering dan bersih sehingga terhindar dari jamur terlebih lagi infeksi. Jika tanpa sengaja terkena air saat mandi, bersihkan dan keringkan secara hati-hati menggunakan kain kasa yang steril.





  1. Pastikan bayi selalu hangat


Selama dalam kandungan bayi terbiasa dengan kehangatan dalam perut ibu. Namun ketika keluar ke dunia, segalanya menjadi berbeda. Itulah sebabnya ibu perlu melakukan hal-hal tertentu agar bayi tetap terjaga kehangatannya supaya bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Pakaikanlah bedong bayi, kaos kaki, sarung tangan juga topi bayi agar bayi senantiasa diliputi kehangatan.





Artikel lainnya : Daftar perlengkapan bayi yang sedang belajar merangkak






  1. Bokong bayi


Bokong bayi menjadi salah satu bagian tubuh bayi yang paling sering bermasalah. Disebabkan karena keadaan kulit terlalu lembab karena terkena pipis bayi atau bisa jadi karena terlalu sering memakai popok. Membiarkan kulit bayi terlalu lembab bisa memicu munculnya mikroorganisme yang menyebabkan masalah infeksi pada bokong bayi. Terlalu sering menggunakan popok bayi juga tidak baik karena bisa menyebabkan kulit bayi menjadi kemerah-merahan bahkan lecet. Jaga kulit bokong bayi agar senantiasa kering dan bersih untuk mengantisipasi terjadinya penyakit kulit pada bokong bayi. Jangan gunakan popok sepanjang waktu. Kebijakan ibu terkait masalah popok ini sangat penting karena rata-rata wanita sekarang tidak mau repot berurusan terus menerus dengan pipis dan kotoran bayi. Oleh sebab itu, demi kebaikan bayi, usahakan hanya memakaikan popok ketika urgen saja seperti saat bepergian atau diwaktu malam hari saja. Gunakan satu merek popok saja yang sekiranya sudah cocok, jangan membiasakan berganti-ganti merek popok.





  1. Kuku bayi


Bayi mempunyai kebiasaan memasukan tangannya ke dalam mulut atau menggaruk-garukkan tangannya ke mata, wajah dan bagian tubuhnya yang lain. Jika kukunya panjang maka berpotensi untuk melukai kulitnya yang lembut. Potonglah kuku bayi dengan hati-hati karena tangan bayi masih sangat kecil, salah-salah malah bisa terluka karena potongan kuku tersebut. Sebaiknya gunakan pemotong kuku yang di rancang khusus bayi supaya meminimalisir terjadinya luka. Gunakan juga sarung tangan bayi untuk menghindari goresan kukunya.


Itulah beberapa tips merawat bayi yang baru lahir. Kasih sayang seorang ibu akan selalu mendorong nalurinya untuk terus dan terus belajar agar bayinya mendapatkan segala hal yang terbaik. Semoga tips ini bermanfaat sebagai salah satu upaya sang ibu untuk memberikan yang terbaik bagi sang bayi.








 

0 comments:

Post a Comment