Monday, 5 December 2016

Tips Cermat untuk Bunda Dalam Merawat Bayi Baru Lahir

Kehadiran bayi menjadi hadiah yang sangat menggembirakan bagi setiap pasangan suami istri. Setelah menunggu sekian bulan atau mungkin tahun untuk memiliki momongan, dan kemudian lahir dengan selamat, tentu menimbulkan kebahagiaan yang tak terkira. Namun memiliki bayi seringkali menimbulkan kekhawatiran terhadap para orang tua baru yang masih bingung bagaimana cara untuk merawat bayi baru lahir.

bayi baru lahir


Peran sebagai orang tua memerlukan penyesuaian dan adaptasi yang cukup lama, namun Anda harus melakukannya dengan segera dan spontan. Hilangkanlah berbagai macam ketakutan dan kekhawatiran akan perawatan terhadap bayi Anda. Meskipun persiapan fisik, mental serta berbagai perlengkapan yang telah dilakukan selama ini belum cukup, namun Anda harus tetap mampu rileks dalam menjalani peran menjadi Ayah dan Ibu bagi bayi Anda.


Karena bayi baru lahir masih memiliki sistem imun lemah dan tubuhnya belum cukup kuat, maka berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam merawat bayi yang baru lahir, diantaranya:




  • Jaga kebersihan dan juga keamanan bayi

Mencuci tangan sebelum menggendong atau memegang bayi bisa menghindarkan mereka dari serangan kuman. Berhati-hati dalam menggendong bayi dan pastikan saat menggendongnya, perhatikan pegangan kepala dan leher bayi. Selain itu jangan mengguncang bayi saat membangunkan mereka karena beresiko pendarahan di sekitar otak bayi.




  • Memandikan bayi

Anda bisa memandikan bayi dengan menggunakan sabun dan sampo yang dibuat khusus menyesuaikan kondisi kulit para bayi. Benda lain yang dibutuhkan adalah handuk lembut, kain waslap serta bak mandi khusus bayi. Namun jika Anda masih terlalu takut, maka bisa meminta tolong pada perawat atau kerabat yang bisa melakukannya.


Mengganti popok
Memasang popok adalah salah satu hal tersulit dalam perawatan bayi yang baru lahir karena bisa saja Anda menggantinya berkali-kali dalam sehari. Hal ini tergantung pada asupan bayi. Bayi yang mengkonsumsi susu formula umumnya memiliki intensitas kencing yang lebih tinggi dibandingkan yang minum ASI.




  • Memberi susu

Bayi yang baru lahir umumnya diberi susu 8 hingga 15 kali sehari namun dengan volume sedikit demi sedikit karena kapasitas perut yang kecil. Dalam rangka menyusui, lakukan secara bergantian agar Anda juga merasa nyaman. Lakukan sesering mungkin dan jangan menunggu bayi untuk menangis karena saat menangis, bayi akan lebih sulit menelan. Menyusui bayi adalah hal yang cukup sulit dilakukan pertama kali, namun hal ini akan menjadi terbiasa setelah melakukannya beberapa kali nantinya.


Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merawat bayi yang baru lahir. Karena belum terbiasa, sebagian besar orang tua merasakan tekanan yang berlebih dan kelelahan yang luar biasa, apalagi untuk yang pertama kali melakukannya. Untuk mengelola berbagai macam tekanan, maka orang tua harus menjaga kondisi fisiknya dengan mengkonsumsi makanan sehat dan mencukupi kebutuhan cairan sangat menjadi hal penting untuk dilakukan Ibu demi pemenuhan nutrisi. Selain itu, saat bayi tidur, usahakan Anda juga ikut tidur agar ikut mendapatkan waktu tidur yang cukup. Tak lupa untuk menghirup udara segar agar badan lebih terasa rileks.


Kekhawatiran dan rasa takut pasti ada saat pertama kali merawat bayi baru lahir, namun berusahalah untuk tetap fokus dan beradaptasi terhadap peran baru Anda. Mintalah bantuan untuk mengurus pekerjaan rumah Anda karena merawat bayi butuh tenaga yang ekstra. Selain itu berkomunikasilah dengan suami tentang segala macam kecemasan Anda agar sang suami juga bisa turut membantu Anda.

0 comments:

Post a Comment